Blogger templates

Fakta tentang Kangkung



Apakah Anda termasuk orang yang menghindari makan kangkung? Sebagian orang memang menghindari makan kangkung karena katanya bisa membuat lemas dan mengantuk. Sebelum Anda memutuskan untuk tidak memakan kangkung, ada baiknya simak dulu fakta tentang kangkung.

Kangkung termasuk dalam Family Convolvulaceae (kangkung-kangkungan). Tanaman ini dapat tumbuh pada lumpur, rawa-rawa, tepi sungai, parit, bahkan mengapung di atas air dan bisa di panen dalam jangka waktu antara satu sampai satu setengah bulan sejak masa tanam benih. Sedangkan apabila kita hanya memetik ujungnya saja, maka kangkung dapat tumbuh lagi  dalam waktu tujuh sampai sepuluh hari saja.

Pada awalnya kangkung berasal dari India, kemudian banyak pedagang yang membawanya berlayar ke berbagai negara seperti  Myanmar, Cina Selatan, Australia, Afrika, Malaysia dan Indonesia. Di Cina, kangkung disebut dengan nama weng cai, di Eropa swamp cabbage, water conuoiibis, atau ada pula yang menyebutnya water spinach.

Bagian tanaman kangkung yang mengandung banyak gizi terletak pada batang muda dan pucuknya. Kangkung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi karena didalamnya terdapat :
  • Vitamin A, B1, C, K protein
  • Kalori (energi), karbohidrat, protein, dan lemak
  • Mineral dan zat penting, misalnya zat besi, kalsium, fosfor, asam amino dan karoten.
Kangkung terdiri dari dua varietas, yakni kangkung darat yang disebut kangkung cina dan kangkung air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air terletak pada warna bunga. Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat bunga putih bersih.

Perbedaan lainnya pada bentuk daun dan batang. Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar daripada kangkung darat. Warna batangnya juga berbeda.Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan. Lainnya, kebiasaan berbiji. Kangkung darat lebih banyak bijinya daripada kangkung air itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.

Berikut kami sajikan Fakta-fakta Tentang Kangkung :
  1. Kangkung Dapat Menetralkan Racun. Kangkung berfungsi sebagai penenang (sedaktif) dan mampu menetralisir racun serta menghilangkannya dari dalam tubuh. Oleh sebab itu tubuh menjadi relaks. Herminia de Guzman Ladion, pakar kesehatan dari Filiphina, memasukkan kangkung dalam kelompok tanaman penyembuh ajaib. Di negara tersebut, tanaman kangkung di pakai untuk menyembuhkan sembelit dan obat bagi mereka yang sedang melakukan diet. Akar kangkung juga berguna untuk mengobati penyakit wasir.
  2. Kangkung Penuh Zat besi dan mineral. Zat besi berperan penting dalam proses pembentukan hemoglobin. Jadi bagi para penderita kekurangan darah (anemia) tidak ada salahnya menyantap jenis sayuran ini. Baik juga di konsumsi bagi wanita yang sedang menstruasi untuk cepat mengembalikan fungsi darah. Selain itu zat besi dapat meningkatkan konsentrasi otak, serta sel darah merah meningkat sehingga aliran oksigen ke otakpun menjadi lebih maksimal.
  3. Kangkung Pemasok Betakaroten. Kangkung mengandung betakaroten yang merupakan salah satu zat antioksidan yang sangat berguna melawan radikal bebas. Radikal bebas adalah awal dari berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung. Betakaroten juga di kenal sebagai unsur pencegah kanker kulit dan paru. Hal ini dikarenakan betakarotin dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif lama dibandingkan Vitamin A sehingga memberikan perlindungan lebih optimal terhadap munculnya kanker.
  4. Kangkung Kaya Akan Serat. Kangkung kaya akan serat yang bermanfaat untuk mengikat asam empedu dan kolesterol serta membawanya keluar bersama feses.
  5. Mitos Kangkung Penyebab Kantuk. mitos mengenai kangkung menyebabkan kangkung sendiri belum dapat di buktikan secara ilmiah kebenarannya oleh para ahli. Namun, fakta yang paling mendekati mitos tersebut adalahterdapatnya zat sedaktif pada kangkung yang dapat menenangkan dan membuat pikiran relaks sehingga berpotensi mengantuk dan tertidur karena tubuh yang nyaman. Namun hal tersebut juga tidak berlaku untuk semua orang karena tingkat respon setiap manusia berbeda-beda. Ada yang hanya menyantap 3 sendok kangkung saja langsung merasa kantuk, tapi ada juga yang makan kangkung lebih dari itu tetap terjaga.
  6. Kangkung Memiliki Kadar Purin Tinggi. Dalam setiap 100 gram kangkung terdapat 298mg purin. Oleh karena itu konsumsi kangkung perlu diwaspadai bagi penderita penyakit asam urat. Purin sendiri merupakan bentuk turunan nukleoprotein, yaitu salah satu komponen asam nukleat yang tersapat pada inti sel-sel tubuh.
  7. Manfaat Kangkung Lainnya: mengatasi mimisan, haid terlalu banyak, sakit gigi, disuria (sulit buang air kencing), keracunan makanan, bisul, kapalan bahkan air rebusan kangkung dapat berkhasiat menghilangkan ketombe.
  8. Cara Mengolah Kangkung Agar Tidak Mengurangi Gizi
  • Pilihlah kangkung yang masih segar, daun tidak menguning, tidak terlalu tua, warna cerah (tidak buram)
  • Sebaiknya kangkung jangan di konsumsi setelah semalam sejak kangkung diolah karena mengandung enzim perokside yang bersifat sebagai perusak.
  • Cucilah kangkung dengan bersih sebelum dipetik/dipotong untuk tetap mempertahankan nilai gizi
  • Jangan memasak terlalu lama/pada api yang terlalu panas karena dapat menghilangkan kandungan gizinya. Menurut penelitian Sweeney dan Marsh pada tahun 1971, besarnya penurunan aktivitas karoten pada sayuran hijau akibat pemanasan 60 derajat celcius mencapai 20 persen dan merusak komponen gizinya.
Terimakasih telah membaca Fakta Tentang Kangkung, semoga tips kesehatan tentang Fakta Tentang Kangkung diatas bisa memberi sedikit manfaat.

0 Response to "Fakta tentang Kangkung"

wdcfawqafwef